Tanaman Obat Asam Urat dan Rematik

Apa Saja Tanaman Obat Asam Urat dan Rematik

Pentingnya Tanaman Obat

Pada kesempatan ini kita akan membahas mengenai tanaman obat asam urat dan rematik. Tanaman obat ini ada banyak macam jenis dan ragamnya. Sangat berguna untuk kita ketahui dan mengenalnya lebih jauh.

Anda memiliki pekarangan yang luas? Adakah tanah yang kosong ? Anda suka menanam bunga atau tumbuhan lainnya? Jika ya, maka cobalah untuk menanam tanaman yang tidak hanya bermanfaat  karena keindahannya, atau karena kerindangannya dapat memberikan naungan. Tanam juga tanam-tanaman obat.

Banyak ragam tanam-tanaman obat. Beberapa tanaman obat tersebut adalah beberapa tanaman obat untuk membantu mengatasi keluhan atau sakit asam urat dan rematik. Jika kita belum membutuhkannya, mungkin kita bisa menolong orang lain dengan tanaman ini.

Mengenal Beberapa Jenis Tanaman Untuk Asam Urat dan Rematik

Berikut tanaman obat yang dapat anda gunakan sebagai obat asam urat (dikutip dari bibitbunga.com):

1.. Sidaguri (Sida Rhombifolia L)

Sidaguri merupakan tumbuhan perdu liar yang tumbuh subur pada daerah tropis berketinggian 1.400 meter  atas permukaan laut. Tanaman yang tumbuh tegak bercabang ini telah berguna sebagai obat tradisional asam urat dan rematik. Dalam tanaman ini terkandung senyawa alkaloid, kalsium oksalat, tanin, fenol, saponin, asam amino, zat philegmatic dan minyak terbang.

Untuk penggunaannya, tanaman ini dapat Anda gunakan dalam kondisi segar ataupun kering, selain itu Anda dapat menggunakannya sebagai obat dalam dan obat luar, untuk obat dalam, rebuslah tumbuhan sidaguri ini dengan komposisi 60 gram tumbuhan sidaguri dan 600 cc air, rebus ramuan ini hingga tersisa 300 cc, selanjutnya saring dan konsumsi secara rutin pagi dan sore. Sedang untuk pemakaian luar, anda dapat menumbuk tumbuhan sidaguri segar hingga halus, untuk selanjutnya usapkan pada sendi yang nyeri.

2.  Daun Salam (Syzygium Plyanthum)

Tanaman daun salam merupakan salah satu tanaman penghasil bumbu masak yang sangat populer sebagai penyedap rasa. Terdapat beberapa senyawa yang terdapat dalam daun salam yang antara lain, minyak asiri, tanin, dan flavonoid yang selain dapat berfungsi sebagai penghilang rasa nyeri, juga dapat berfungsi sebagai diuretic atau peluru kencing sehingga dapat menurunkan kadar asam urat dalam darah. Selain dapat menurunkan kadar asam urat, daun salah juga dapat mengobati beragam penyakit lainnya seperti rematik, kolesterol tinggi, maag, kencing manis, tekanan darah tinggi serta diare. Untuk penggunaannya, cukup rebus 7 lembar daun salam dengan 2 gelas air putih, biarkan hingga mendidih dan tersisa 1 gelas air, saring dan minum pagi dan sore.

3.  Sambiloto (Andrographis Peniculata)

Tanaman sambiloto merupakan tanaman obat yang cukup populer. Tanaman yang berasal dari India ini memiliki khasiat sebagai anti radang, analgetik atau penghilang rasa nyeri dan penawar racun. tanaman sambiloto ini mengandung senyawa kimia laktone, flavonoid, keton, alkane, aldehid dan mineral seperti kalium, natrium, dan kalsium. Beragamnya kandungan dalam tumbuhan sambiloto ini yang membuat semua bagian tanaman dapat bermanfaat sebagai obat. Untuk mengolahnya, anda dapat merebus sambiloto dengan bahan-bahan lainnya dengan komposisi 10 gram sambiloto kering, 10 gram temulawak kering, dengan 5 gelas air, rebus ramuan tersebut hingga tersisa 3 gelas air, selanjutnya saring dan Anda dapat mengkonsumsinya 3 kali sehari, 1 jam sebelum makan atau 2 jam setelah makan.

4. Temulawak (Curcuma Xanthorrhiza Roxb)

Temulawak  merupakan salah satu rimpang yang memiliki banyak khasiat untuk kesehatan, sehingga tak heran jika tanaman ini banyak digunakan sebagai bahan obat tradisional. Tanaman ini memiliki banyak khasiat, seperti antiradang, diuretic, antisembelit dan tonikum. Selain itu dalam temulawak juga terdapat kandungan pati, kurkuminoid, dan minyak atsiri sehingga tidak hanya sebagai obat untuk kesehatan, temulawak juga bermanfaat bagi kecantikan. Untuk mengkonsumsinya, anda dapat merebus temulawak dengan bahan lainnya, dan Anda bisa mengkonsumsi ramuan temulawak ini secara rutin dan teratur.

5. Kumis Kucing (Orthosiphon Aristatus)

Tumbuhan kumis kucing merupakan salah satu tanaman obat tradisional asam urat yang sangat mujarab. Selain dapat berfungsi sebagai diuretik, juga berfungsi sebagai anti bakteri dan memiliki kandungan senyawa orthosiphonin. Untuk mengolahnya, Anda dapat mencampurkan 10 gram daun kumis kucing kering, 10 gram meniran kering dan 15 gram jahe merah dengan satu liter air, rebus hingga tersisa air setengahnya, dan konsumsi dua kali sehari.

6. Anting-anting (Acalypha Indica)

Tanaman anting-anting atau yang populer dengan nama akar kucingan atau oleh masyarakat Sunda menyebutnya dengan kokosan merupakan salah satu obat tradisional asam urat yang populer. Selain bermanfaat sebagai antibiotik, tanaman anting-anting juga bermanfaat sebagai antiradang,  penghenti darah dan pencahar. Anda dapat merebus 5-7 potong akar anting-anting kering ataupun segar dengan 2 gelas air hingga tersisa satu gelas, dan konsumsi secara rutin 2-3 kali sehari.

6.

Post Berkaitan

7 Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *